Tentu kita belum bisa memastikan tanpa mengetahui impedansi dari masing-masing speaker yang akan kita Paralel Seri. Untuk mengetahuinya, silahkan lihat pada label pada magnet speaker, pada dus atau eksklusif di sablon oleh produsen pada magnetnya.
Jika sudah dapat, kita pun bisa untuk mulai menghitung total impedansinya.
Ilustrasi pengkabelan,

Paralel 2Ω + 2Ω + Seri 2Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker dengan ohm yang sama. Misalnya Paralel 2 Ω + 2 Ω + Seri 2 Ω. Maka total impedansinya yaitu 3 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 2 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 50 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 200 Watt.
Paralel 2Ω + 2Ω + Seri 4Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 2 Ω + Seri 4 Ω. Maka total impedansinya yaitu 5 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 4 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 30 Watt, Speaker B akan mendapat daya 30 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 240 Watt.
Paralel 2Ω + 2Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 2 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 7 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 21,4285714286 Watt, Speaker B akan mendapat daya 21,4285714286 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 257,142857143 Watt.
Paralel 2Ω + 2Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 2 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 9 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 16,6666666667 Watt, Speaker B akan mendapat daya 16,6666666667 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 266,666666667 Watt.
Paralel 2Ω + 4Ω + Seri 4Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 4 Ω + Seri 4 Ω. Maka total impedansinya yaitu 5,33333333333 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 4 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 25 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 225 Watt.
Paralel 2Ω + 4Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 4 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 7,33333333333 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 36,3636363636 Watt, Speaker B akan mendapat daya 18,1818181818 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 245,454545455 Watt.
Paralel 2Ω + 4Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 4 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 9,33333333333 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 28,5714285714 Watt, Speaker B akan mendapat daya 14,2857142857 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 257,142857143 Watt.
Paralel 2Ω + 6Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 6 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 7,5 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 45 Watt, Speaker B akan mendapat daya 15 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 240 Watt.
Paralel 2Ω + 6Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 6 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 9,5 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 35,5263157895 Watt, Speaker B akan mendapat daya 11,8421052632 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 252,631578947 Watt.
Paralel 2Ω + 8Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 2 Ω + 8 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 9,6 Ω.Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 8 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 40 Watt, Speaker B akan mendapat daya 10 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 250 Watt.
Paralel 4Ω + 4Ω + Seri 4Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker dengan ohm yang sama. Misalnya Paralel 4 Ω + 4 Ω + Seri 4 Ω. Maka total impedansinya yaitu 6 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 4 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 50 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 200 Watt.
Paralel 4Ω + 4Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 4 Ω + 4 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 8 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 37,5 Watt, Speaker B akan mendapat daya 37,5 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 225 Watt.
Paralel 4Ω + 4Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 4 Ω + 4 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 10 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 30 Watt, Speaker B akan mendapat daya 30 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 240 Watt.
Paralel 4Ω + 6Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 4 Ω + 6 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 8,4 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 51,4285714286 Watt, Speaker B akan mendapat daya 34,2857142857 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 214,285714286 Watt.
Paralel 4Ω + 6Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 4 Ω + 6 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 10,4 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 41,5384615385 Watt, Speaker B akan mendapat daya 27,6923076923 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 230,769230769 Watt.
Paralel 4Ω + 8Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 4 Ω + 8 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 10,6666666667 Ω.Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 8 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 25 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 225 Watt.
Paralel 6Ω + 6Ω + Seri 6Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker dengan ohm yang sama. Misalnya Paralel 6 Ω + 6 Ω + Seri 6 Ω. Maka total impedansinya yaitu 6 Ω.Speaker A kita umpamakan 6 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 50 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 200 Watt.
Paralel 6Ω + 6Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 6 Ω + 6 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 11 Ω.Speaker A kita umpamakan 6 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 40,9090909091 Watt, Speaker B akan mendapat daya 40,9090909091 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 218,181818182 Watt.
Paralel 6Ω + 8Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya Paralel 6 Ω + 8 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 11,4285714286 Ω.Speaker A kita umpamakan 6 Ω, Speaker B kita umpamakan 8 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 51,4285714286 Watt, Speaker B akan mendapat daya 38,5714285714 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 210 Watt.
Paralel 8Ω + 8Ω + Seri 8Ω
Jika kita men-Paralel Seri 3 speaker dengan ohm yang sama. Misalnya Paralel 8 Ω + 8 Ω + Seri 8 Ω. Maka total impedansinya yaitu 12 Ω.Speaker A kita umpamakan 8 Ω, Speaker B kita umpamakan 8 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel Seri ini dengan total daya contohnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapat daya 50 Watt, Speaker B akan mendapat daya 50 Watt dan Speaker C akan mendapat daya 200 Watt.
Mengingat dan menimbang perbandingan diatas. Maka, pilihlah perhitungan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perangkat. Ini bertujuan semoga speaker maupun ampli yang di gunakan lebih kondusif selama beroperasi.
Keakuratan perhitungan bukan lah hal mutlak, kau bisa mencek kembali dengan meteran yang semestinya.
Keakuratan perhitungan bukan lah hal mutlak, kau bisa mencek kembali dengan meteran yang semestinya.